Laporan
Wawancara
Lokasi : MIN Malang 1. Jl. Bandung 7C, Malang
Waktu : Rabu, 25 April 2012
Narasumber : Bapak Suyanto, S.Pd. (wakil kepala
sekolah)
Topik : Persiapan UN SD
Daftar Pertanyaan :
1.
Apa saja persiapan MIN Malang 1 dalam
menghadapi UN tahun ini ?
2.
Bimbel berapa kali dalam seminggu ?
3.
Pelajrannya apa saja ?
4.
Nilai Try Out yang sudah dilaksanakan,
apakah nilainya naik atau turun ?
5.
Syarat-syarat nilai untuk lulus apa saja ?
6.
Nilai minimal untuk tahun ini ?
7.
Mata pelajaran yang sering mendapat nilai
10,00 ?
8.
Target rata-rata tahun ini naik, turun,
atau sama seperti tahun kemarin ?
9.
Target rata-ratanya berapa ?
10.
Apakah ada hadiah dari sekolah untuk siswa
yang berprestasi ?
11.
Berupa apa ?
12. SMP
/ MTs mana yang banyak menjadi tujuan siswa kelas 6 setelah lulus ?
13.
Alasannya ?
14.
Apa yang membuat siswa kelas 6 gagal
mendapat nilai yang baik ?
15.
Apa yang ingin bapak sampaikan untuk UN SD
tahun ini dan tahun yang akan datang ?
Hari rabu, tanggal 25
April 2012, penulis menuju MIN Malang 1 yang terletak di Jl. Bandung 7C untuk
menemui narasumber, yaitu Bapak Suyanto, S.Pd. Cukup lama penulis menunggu, karena,
Bapak Suyanto ini sedang mengajar. Pada jam 11.00 wawancara di mulai di joglo
yang terletak di dekat laboratorium IPA. Topik yang ingin dibahas penulis
adalah Persiapan UN SD yang tak lama lagi akan diadakan.
Persiapan
MIN Malang 1 dalam mengahadapi UN SD ini sangat matang. Seperti mengadakan
bimbel, sosialisasi kisi-kisi, memberi buku saku, Try Out, klinik belajar (bagi
yang nilainya rendah dan nilainya yang tinggi), Dzikir bersama, dan masih
banyak lagi. Bimbel yang diadakan setiap minggu 2 kali ini dengan mata
pelajaran : Matematika, IPA, Bahasa Indonesia, IPS, dan PKn. Try Out yang
beberapa kali diadakan, nilai siswa kelas 6 SD ini banyak yang turun. Namun,
pada Try Out terakhir, nilai mereka semakin membaik. Siswa gagal mendapat nilai
yang memuaskan biasanya tidak disiplin belajar, tidak mempunyai target nilai
serta kemungkinan adalah kondisi lingkungan belajar.
Nilai akhir
untuk lulus adalah 40% nilai raport (mulai kelas 4 sampai kelas 6 smester 1)
dan 60% UN. Apabila nilai akhirnya 60, maka siswa tidak berhak untuk
melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Rata-rata tahun kemarin meraih
9,14. Untuk tahun ini, minimal sama seperti kemarin. Hadiah yang diberikan
sekolah tidak tanggung tanggung. Siswa yang meraih nilai tertinggi di tingkat
Jawa Timur, akan menadpatkan uang tabungan dan notebook. Sedangkan yang meraih
nilai tertinggi di tingkat kota saja, hanya mendapatkan uang tabungan. “Banyak
sekali siswa yang mendapatkan nilai 10,00 pada mata pelajaran matematika”, ujar
Bapak Suyanto.
Sedangkan
SMP/MTs yang banyak dipilih menjadi tujuan pendidikan sekolah selanjutnya
adalah MTsN Malang 1, SMPN 3 Malang, SMPN 1 Malang dan SMPN 5 Malang. Menurut
mereka, sekolah-sekolah tersebut adalah SMP/MTs favorit di kota Malang yang
sudah barang tentu kualitasnya sanagt bagus.
Pertanyaan
terakhir yang saya tanyakan adalah : Apa yang Bapak Yanto ingin sampaikan untuk
UN SD tahun ini dan tahun berikutnya ? Beliau pun menjawab, “Harapannya ya
semoga lancar, sesuai petunjuk serta jujur dalam berbagai hal. Seperti jujur
saat pelaksanaan ujian serta jujur saat pelaksanaan scanning. Karena, masih
banyak sekolah yang ketahuan tidak jujur walaupun sudah mengucapkan ikrar
kejujuran. Ya, begitu harapan saya. Karena saat ini susah sekali mendapati
orang yang jujur.”
Penulis : Desvira Hapsari (8.8/08)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar